Showing posts with label Best Path Network. Show all posts
Showing posts with label Best Path Network. Show all posts

Port Security | Cisco Packet Tracer

Assalamu'alaikum WR.WB

A.Pendahuluan
Pada kali ini saya akan mengimplementasikan hasil konfigurasi port security pada Packet Tracer.

1.Pengertian
Port-security merupakan fitur untuk membatasi siapa saja yang dapat terhubung dengan sebuah switch yang ada, Port-security membatasi hubungan ke switch dengan menyimpan alamat mac-address dari si host. Dengan begritu host yang mac-addressnya tersimpan sajalah yang dapat terhubung ke switch.
Share:

Training Cisco Final Exam Di BLC Telkom Bersama BPN

Assalamu'alaikum

A. Pendahuluan
Di hari ini, hari Rabu Tanggal 07 Februari ada Ujian Final Examp, dan ujian ini, ujian yang ditunggu-tunggu di Training Cisco.
Share:

Training Cisco Semi (Practice) Final Exam Di BLC Telkom Bersama BPN

Assalamu'alaikum
A. Pendahuluan
Di blog saya kali ini saya akan memposting tentang Kegiatan saya Hari ini, dan Hari ini sebenarnya dijadwalkan mengerjakan Final Exam, Tetapi Nilai yang di inginkan itu belum mencapai target, jadi kita disuruh Retake Practice Final Exam terlebih dahulu.
Share:

Training Cisco Chapter 9 Di BLC Telkom Klaten Bersama BPN

Assalamu'alaikum.

A. Pendahuluan
Pada Bab 8 training, saya belajar tentang Pengujian dan Penyelesaian Masalah.

B. Pengertian
Troubleshooting adalah sebuah istilah dalam bahasa inggris, yang merujuk kepada sebuah masalah. Troubleshooting merupakan pencarian sumber masalah secara sistematis sehingga masalah tersebut dapat diselesaikan. Troubleshooting, kadang-kadang merupakan proses penghilangan masalah, dan juga proses penghilangan penyebab potensial dari sebuah masalah. Troubleshooting, pada umumnya digunakan dalam berbagai bidang, seperti halnya dalam bidang komputer, administrasi sistem, dan juga bidang elektronika dan kelistrikan.
Share:

Training Cisco Chapter 8 Di BLC Telkom Klaten Bersama BPN

Assalamu'alaikum.

A. Pendahuluan
Pada Bab 8 training, saya belajar tentang Mengkonfigurasi perangkat cisco.

B. Pengertian
Cisco merupakan perusahaan global dalam bidang telekomunikasi yang bermarkas di San José, California, Amerika Serikat. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1984. Perusahaan ini mempekerjakan 51.480 pekerja.

C. Latar Belakang
Belajar tentang Mengkonfigurasi perangkat cisco.

D. Pembahasan

8.1 Perangkat LAN cisco 
I. Perangkat switch LAN dan Wireless 
  • Sebuah switch itu digunakan untuk menghubungkan perangkat-perangkat di jaringan yang sama. Sebuah router itu digunakan untuk mengubungkan beberapa antar jaringan.
  • Ketika memilih switch untuk LAN tertentu, ada beberapa hal yang perlu dimengerti:jenis dan nomor port, kecepatan yang diperlukan, perluasan, dan bisa dikelola.
  • Cisco Catalyst 2960 Series Ethernet switches itu cocok untuk jaringan berskala kecil dan sedang. Mereka menyediakan konektivitas 10/100 Fast Ethernet dan 10/100/1000 Gigabit LAN Ethernet.
II. Penghubungan ke Switch 
  • Saat switch aktif, Power-On-Self-Test (POST) dimulai. Selamat POST, LED berkedip saat serangkaian tes menentukan bahwa switch itu berfungsi dengan baik. POST selesai saat LED SYST berkedip hijau dengan cepat. Jika switch gagal melakukan POST, LED SYST berubah menjadi berwarna kekuningan.
  • Manajemen out-of-band mengharuskan komputer terhubung langsung ke port konsol perangkat jaringan yang sedang dikonfigurasi. Gunakan manajemen in-band untuk memantau dan membuat perubahan konfigurasi ke perangkat jaringan melalui koneksi jaringan.
  • Sebuah perangkat cisco memuat 2 file berikut ke dalam RAM saat di-boot: 
    • IOS Image file
    • Startup configuration file
8.2 Perangkat Internetworking 
I. Router Cisco 
  • Semua router pada dasarnya adalah komputer. Ya seperti komputer, router memerlukan: sistem operasi (OS), central processing unit (CPU), random access memory (RAM), read-only memory (ROM), dan nonviolative random access memory (NVRAM).
  • Setiap router cisco memiliki komponen perangkat keras umum yang sama, dan koneksi-koneksi ini yaitu: port konsol, 2 interface LAN, dan slot enhanced high-speed WAN interface (EHWIC).
II. Pemasangan Router 
  • Ikuti tahapan-tahapan ini untuk menghidupkan sebuah router cisco:
  1. Pasang dan tempelkan chassis perangkat.
  2. Pasangkan external compact flash card.
  3. Sambungkan kabel daya.
  4. Konfigurasikan perangkat lunak emulasi terminal pada PC dan menghubungkan PC ke port konsol.
  5. Hidupkan router.
  6. Amati pesan startup di PC saat booting router.
  • Dua metode yang paling umum untuk mengakses ‘command line interface’ adalah konsol dan SSH.
8.3 Menjelajahi IOS Cisco 
I. Mengarahkan IOS 
  • Command line interface (CLI) adalah program berbasis teks yang memungkinkan masuk dan menjalankan perintah IOS Cisco untuk mengkonfigurasi, memantau, dan memelihara perangkat Cisco.
  • Untuk awalnya mengkonfigurasi perangkat Cisco, koneksi kosol harus dibuat. 
  • Sebagai fitur keamanan, perangkat lunak Cisco IOS memisahkan akses manajemen ke dalam dua mode perintah berikut: mode EXEC user dan mode EXEC privilleged.
  • Modus konfigurasi global diidentifikasi dengan sebuah prompt yang diakhiri dengan (config)# setelah nama perangkat, seperti Switch(config)#.
II. Struktur Perintah (command) 
  • Sintaks umum untuk sebuah perintah adalah perintah yang diikuti oleh kata kunci dan argumen yang sesuai:
    • Keyword - sebuah parameter spesifik yang ditentukan dalamsistem operasi (pada gambar, protokol IP)
    • Argument - tidak ditentukan; nilai atau variabel yang ditentukan oleh pengguna (pada gambar, 192.168.10.5)
    • ping ip-address – perintahnya adalah ping dan argumen yang ditetapkan pengguna adalah ip-address dari perangkat tujuan. 
    • traceroute ip-address – perintahnya adalah traceroute dan argumen yang ditetapkan pengguna adalah ip-address dari perangkat tujuan. 
    • IOS Cisco itu memiliki dua bantuan sensitif konteks dan cek sintaks perintah.
    • Perintah dan kata kunci dapat dipersingkat menjadi jumlah karakter minimum yang mengidentifikasi pilihan yang unik. 
8.4  Menggunakan Perintah ‘show’ 
I. Melihat Informasi Perangkat 
  • Untuk memverifikasi dan mengatasi masalah pengoperasian jaringan, periksa pengoperasian perangkat menggunakan perintah ‘show’: 
    • show running-config
    • show interfaces
    • show arp
    • show ip route
    • show protocols
    • show version
  • Jika anda login ke router atau switch secara ‘remote’, perintah ‘show version’ adalah sarana yang sangat baik untuk menemukan informasi ringkasan yang mudah didapat dengan mudah tentang perangkat tertentu yang anda gunakan untuk terhubung. 
8.5 Mengonfigurasi Sebuah Jaringan Cisco 
I. Dasar Konfigurasi Switch 
  1. Konfigurasi nama perangkat.
  2. Mengamankan mode EXEC user.
  3. Mengamankan akses remote Telnet/SSH.
  4. Mengamankan mode EXEC privilleged.
  5. Mengamankan seluruh kata sandi di file konfigurasi.
  6. Menyediakan notifikasi legal
  7. Menyimpan konfigurasi
II. Dasar Konfigurasi Router 
  1. Konfigurasi nama perangkat.
  2. Mengamankan mode EXEC user.
  3. Mengamankan akses remote Telnet/SSH.
  4. Mengamankan mode EXEC privilleged.
  5. Mengamankan seluruh kata sandi di file konfigurasi.
  6. Menyediakan notifikasi legal
  7. Menyimpan konfigurasi
III. Dasar Konfigurasi Router (Cont.)
  • Mengonfigurasi interface:
    • interface type-and-number
    • description description-text
    • ip address ipv4-address subnet-mask
    • no shutdown
  • Salah satu perintah yang paling berguna untuk memverifikasi konfigurasi interface adalah perintah show ip interface brief. Output menampilkan semua interface, alamat IPv4, dan statusnya saat ini. Interface yang dikonfigurasi dan terhubung harus menampilkan status “up” dan Protocol “up”. 
  • Perintah verifikasi interface lainnya meliputi: 
  • show ip route - Menampilkan isi tabel routing IPv4 yang tersimpan dalam RAM.
  • show interfaces - Menampilkan statistik untuk semua interface pada perangkat.
  • show ip interface - Menampilkan statistik untuk semua interface pada router.
IV. Mengamankan Perangkat 


  • Sebagai praktik yang baik, gunakan kata sandi otentikasi yang berbeda untuk masing-masing tingkat akses ini.
  • Menyetting kata sandi untuk akses koneksi konsol dilakukan dalam mode global configuration. Perintah ini mencegah pengguna yang tidak sah mengakses mode user dari port konsol.
    • Switch(config)# line console 0
    • Switch(config)# password [password]
    • Switch(config)# login
  1. Memverifikasi support SSH.
  2. Mengonfigurasi IP domain.
  3. Melakukan ‘Generate RSA key pairs.’
  4. Mengonfigurasi otentikasi pengguna.
  5. Mengonfigurasi ‘line vty’.
  6. Mengaktifkan SSH versi 2. 
  • Untuk menampilkan versi dan data konfigurasi untuk SSH pada perangkat yang anda konfigurasikan sebagai server SSH, gunakan perintah show ip ssh.  
V. Menghubungkan Switch ke Router
  • Alamat default gateway umumnya adalah alamat interface router yang terhubung ke jaringan lokal host. Alamat IP perangkat host dan alamat interface router harus berada dalam jaringan yang sama.
  • Untuk mengonfigurasi default gateway pada sebuah switch, gunakan perintah ip default-gateway pada ‘global configuration’. Alamat IP yang dikonfigurasi adalah interface router dari switch yang terhubung.

E. Hasil Yang Diharapkan
Bisa memahami materi tentang Mengkonfigurasi perangkat cisco. 

F. Referensi

Wassalamu'alaikum.
          Share:

          Training Cisco Chapter 7 Di BLC Telkom Klaten Bersama BPN

          Assalamu'alaikum.

          A. Pendahuluan
          Pada hari kedua training, saya belajar tentang Network Security.

          B. Pengertian
          Network Security dalam jaringan komputer sangat penting dilakukan untuk memonitor akses jaringan dan mencegah penyalahgunaan sumber daya jaringan yang tidak sah. Tugas keamanan jaringan dikontrol oleh administrator jaringan.

          C. Latar Belakang
          Belajar tentang Network Security.

          D. Pembahasan

          7.1 Apakah saya beresiko? 
          I. Hacker dan Penyusup

          • Apa yang mereka inginkan?
            • Information theft, Identity theft, Data loss / manipulation, and Disruption of service
          • Mereka berasal dari mana?
            • Ancaman eksternal muncul dari individu yang bekerja di luar organisasi.
            • Ancaman internal terjadi bila seseorang memiliki akses yang sah ke jaringan melalui akun pengguna atau memiliki akses fisik ke peralatan jaringan.  

          II. Social Engineering Attacks
          • Social Engineering
            • Dalam konteks keamanan komputer dan jaringan, rekayasa sosial mengacu pada kumpulan teknik yang digunakan untuk menipu pengguna internal agar melakukan tindakan tertentu atau mengungkapkan informasi rahasia..
          • Jenis dari Social Engineering
            • pretexting, 
            • phishing,
            • vishing.
          III. Virus, Worms, and Trojan Horses
          • Tipe penyerangan lainnya
            • Software berbahaya dapat merusak sistem, menghancurkan data, serta mengganggu akses jaringan, sistem, atau layanan lainnya
          7.2 Metode Serangan
          I. Denial of Service dan Brute Force Attacks
          • DoS ?
            • Membanjiri sistem atau jaringan dengan lalu lintas untuk mencegah lalu lintas jaringan yang sah agar tidak mengalir (SYN flooding dan ping of death)
            • Mengganggu koneksi antara client dan server untuk mencegah akses ke layanan servernya
          • DDoS
            • DDoS merupakan serangan DoS yg di lakukan bersama- sama ,. 
          • Brute Force
            • Dengan serangan brute force, komputer cepat digunakan untuk mencoba menebak password atau menguraikan kode enkripsi. Penyerang mencoba sejumlah besar kemungkinan dengan cepat untuk mendapatkan akses atau memecahkan kode.
          II. Jenis Malware Lainnya
          • Spyware
            • Spyware adalah program yang mengumpulkan informasi pribadi dari komputer Anda tanpa seizin atau pengetahuan Anda. Informasi ini dikirim ke pengiklan atau orang lain di Internet dan bisa memasukkan kata sandi dan nomor rekening.
          • Adware
            • Adware adalah bentuk spyware yang digunakan untuk mengumpulkan informasi tentang pengguna berdasarkan situs yang dikunjungi pengguna. Informasi itu kemudian digunakan untuk iklan bertarget. 
          • Contohnya penggunaan
            • Pop-up
            • Pop-under
          • Botnets dan Zombies
            • Teknik spaming yang bertujuan untuk mengambil data di setiap PC.
            • Zombies = komputer master yang berfungsi mengcontrol semua botnet
            • Botnet = kumpulan komputer yang terinfeksi “bot” 
          7.3 Bagaimana Saya Melindungi Jaringan Saya?
          I. Security Tools
          • Security Practices
            • Prosedur keamanan dapat berkisar dari tugas sederhana dan murah seperti mempertahankan rilis software, hingga implementasi firewall dan sistem deteksi yang kompleks..
          • Security Tools
            • Banyak alat tersedia bagi pengguna jaringan untuk melindungi perangkat dari serangan dan untuk membantu menghapus perangkat lunak berbahaya dari mesin yang terinfeksi.
          • Patches dan Updates
            • Sebuah patch adalah sepotong kecil kode yang memperbaiki masalah tertentu. Pembaruan, di sisi lain, mungkin mencakup fungsionalitas tambahan pada paket perangkat lunak dan juga tambalan untuk masalah tertentu.
          II. Antivirus Software
          • Deteksi Infeksi
            • Setiap perangkat yang terhubung ke jaringan rentan terhadap virus, worm dan trojan horse. Jadi bagaimana Anda tahu jika komputer Anda telah terinfeksi?
            • Komputer mulai beraksi secara tidak normal
            • Program tidak merespons mouse dan penekanan tombol
            • Program dimulai atau dimatikan dengan sendirinya
            • Program email mulai mengirimkan email dalam jumlah besar
            • Penggunaan CPU sangat tinggi
            • Ada yang tidak teridentifikasi, atau sejumlah besar proses berjalan
            • Komputer melambat secara signifikan atau macet
          • Antivirus Software
            • Antivirus software bergantung pada "tanda tangan virus" yang diketahui untuk menemukan dan mencegah virus baru menginfeksi komputer.
          • Antispam Software
            • Melindungi host dengan mengidentifikasi spam dan melakukan tindakan, seperti menempatkannya ke folder sampah atau menghapusnya.
          • Safeguard
            • Sebelum meneruskan email peringatan virus, periksa pengirim yang terpercaya untuk mengetahui apakah virus tersebut adalah tipuan.
          7.4 Bagaimana Firewall Melindungi Jaringan?
          I. Firewall Basics
          • Apa itu Firewall?
            • Firewall mencegah lalu lintas yang tidak diinginkan memasuki kawasan lindung jaringan. Firewall biasanya dipasang di antara dua atau lebih jaringan dan mengendalikan lalu lintas di antara keduanya dan juga membantu mencegah akses yang tidak sah. (permit dan deny)
          • Firewall dapat diimplementasikan dalam perangkat lunak. Firewall mungkin juga perangkat keras.
          • Firewall perangkat keras adalah unit yang berdiri bebas.
          • Firewall sering melakukan Network Address Translation.
          II. Konfigurasi Firewall
          • Port forwading: 
            • ini merupakan port yg di buka sepanjang waktu dan memerlukan ip static. contoh ketika kalian akses : webserver lokal yg membuka port misal 80, ketika kita mau akses ke server kita harus mengetikan ip address dan port server yg dibukanya sepanjang waktu.
          • Port triggering: 
            • ini merupakan port yg di buka sementara , dan port triger tidak memerlukan yg namanya ip address, dan biasanya koneksi yg menggunakan port triggering itu client yg membuka banyak koneksi ke internet.
          E. Hasil Yang Diharapkan
          Bisa memahami materi tentang Network Security.

          F. Referensi

          Wassalamu'alaikum.
          Share:

          Training Cisco Chapter 6 Di BLC Telkom Klaten Bersama BPN

          Assalamu'alaikum.

          A. Pendahuluan
          Pada hari kedua training, saya belajar tentang Membangun Jaringan Rumah Tangga.

          B. Pengertian
          Jaringan Rumah adalah jenis jaringan komputer yang memfasilitasi komunikasi antara perangkat satu wilayah dekat dari rumah . Perangkat mampu berpartisipasi dalam jaringan ini, misalnya, perangkat pintar seperti printer jaringan dan komputer genggam, sering memperoleh ditingkatkan muncul kemampuan melalui kemampuan mereka untuk berinteraksi. Kemampuan tambahan dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup di dalam rumah dalam berbagai cara, seperti otomatisasi tugas-tugas berulang-ulang, peningkatan produktivitas pribadi, keamanan rumah ditingkatkan, dan akses lebih mudah untuk hiburan.

          C. Latar Belakang
          Belajar tentang Membangun Jaringan Rumah Tangga.

          D. Pembahasan

          6.1 Seperti apa Home Network?? 
          I. Home Network Basics

          • Jaringan rumah adalah LAN kecil dengan perangkat yang terhubung ke router . Router terhubung ke Internet. Kemungkinan besar, router rumah dilengkapi dengan kemampuan kabel dan nirkabel.
          • Seiring teknologi baru mulai beredar, semakin banyak fungsi rumah tangga yang bergantung pada jaringan untuk menyediakan konektivitas dan kontrol.
          • Bisnis kecil dan router rumah biasanya memiliki dua primer  jenis port : Port Ethernet dan port Internet.
          II. Teknologi Jaringan di Rumah
          • Teknologi nirkabel menggunakan gelombang elektromagnetik untuk membawa informasi antar perangkat.
          • Teknologi nirkabel yang paling sering digunakan di jaringan rumah berada pada rentang frekuensi 2,4 GHz dan 5 GHz yang tidak berlisensi.
          • Protokol kabel yang paling sering diterapkan adalah protokol Ethernet. Ethernet menggunakan seperangkat protokol yang memungkinkan perangkat jaringan berkomunikasi melalui koneksi LAN berkabel.
          6.2 Bagaimana Wi-Fi Bekerja?? 
          I. Wireless Standard 
          • Banyak standar telah dikembangkan untuk memastikan bahwa perangkat nirkabel dapat berkomunikasi. Standar IEEE 802.11 mengatur lingkungan WLAN. 
          • Router nirkabel yang menggunakan standar 802.11 memiliki banyak pengaturan yang harus dikonfigurasi, termasuk :
            • Network mode
            • Network Name (SSID)
            • Standard Channel
            • SSID Broadcast
          Note: SSID singkatan dari Service Set Identifier.

          II. Mengontrol Lalu Lintas Nirkabel
          • Perangkat nirkabel yang mentransmisikan rentang frekuensi yang sama membuat gangguan pada jaringan Wi-Fi. Saluran dibuat dengan membagi spektrum RF yang tersedia. Setiap saluran mampu melakukan percakapan yang berbeda.
          • Teknologi nirkabel menggunakan metode akses yang disebut Carrier Sense Multiple Access with Collision Avoidance (CSMA / CA). CSMA / CA membuat reservasi di saluran untuk percakapan tertentu antar perangkat. 
          6.3 Menyiapkan Jaringan Nirkabel Anda
          I. Akses Router Nirkabel 
          • MAC address filtering,SSID broadcast
          6.4 Memilih ISP Services 
          I. Internet Service Providers 
          • Internet Service Provider (ISP) menyediakan hubungan antara jaringan rumah dan Internet global. ISP sangat penting untuk komunikasi di Internet. Setiap ISP terhubung ke ISP lain untuk membentuk jaringan tautan yang menghubungkan pengguna di seluruh dunia.
          II. Opsi Konektivitas ISP
          • Dua metode yang paling umum untuk terhubung ke ISP adalah Cable and Digital Subscriber Line (DSL).
          • Pilihan konektivitas ISP lainnya adalah Telepon Satelit, Seluler, dan Dial-up.
          6.5 Pertimbangan Keamanan di Jaringan Rumah Tangga
          I. Apakah Jaringan Saya Aman? 
          • Adalah mungkin bagi penyerang untuk menyetel sinyal dari jaringan nirkabel Anda, 
          • Fitur broadcast SSID bisa dimatikan. Setiap komputer yang mencoba terhubung ke jaringan pasti sudah mengetahui SSID. Mematikan Broadcast SSID saja tidak melindungi jaringan nirkabel dari hacker berpengalaman.
          • Mengubah pengaturan default pada router nirkabel tidak akan melindungi jaringan Anda dengan sendirinya. Dibutuhkan kombinasi beberapa metode untuk melindungi WLAN Anda.
          • Penyaringan alamat menggunakan alamat MAC untuk mengidentifikasi perangkat mana yang diizinkan untuk terhubung ke jaringan nirkabel. 
          II. Mengotentikasi Pengguna
          • Authentication adalah proses mengizinkan masuk ke jaringan , Ini digunakan untuk memverifikasi bahwa perangkat yang mencoba menyambung ke jaringan dipercaya.
          • Setelah otentikasi diaktifkan, klien harus berhasil melewati otentikasi sebelum dapat berasosiasi dengan AP dan bergabung ke jaringan. Ketika otentikasi berhasil, AP kemudian akan memeriksa alamat MAC terhadap tabel alamat MAC. Ketika diverifikasi, AP menambahkan alamat MAC host ke dalam tabel inangnya..
          III. Enkripsi password
          • Wired Equivalency Protocol (WEP) (64-128 bit enkripsi) statik enkripsi
          • Wi-Fi Protected Access (WPA) (64- 256 bit enkripsi) dynamic enkripsi
          IV. Perencanaan Keamanan
          • Langkah-langkah keamanan harus direncanakan dan dikonfigurasi sebelum menghubungkan AP ke jaringan atau ISP.
          • Beberapa langkah keamanan yang lebih mendasar meliputi:
            • Ubah nilai default untuk SSID, nama pengguna dan kata sandi
            • Nonaktifkan broadcast SSID
            • Konfigurasikan Penyaringan Alamat MAC
          • Beberapa langkah keamanan yang lebih canggih meliputi:
            • Konfigurasi enkripsi digunakan WPA2
            • Konfigurasi authentication
            • Konfigurasi traffic filtering
          • Tidak ada tindakan keamanan tunggal yang akan menjaga jaringan nirkabel Anda benar-benar aman. Menggabungkan beberapa teknik akan memperkuat integritas rencana keamanan Anda. 
          6.6 Perangkat Seluler di Jaringan
          I. Konektivitas Jaringan 
          • Tindakan pencegahan yang dilakukan untuk melindungi komunikasi Wi-Fi pada perangkat mobile :
            • Jangan pernah mengirim informasi login atau kata sandi menggunakan teks yang tidak dienkripsi (plaintext).
            • Gunakan koneksi VPN bila memungkinkan jika Anda mengirim data sensitif.
            • Aktifkan keamanan di jaringan rumah.
            • Gunakan enkripsi WPA2 untuk keamanan.
          • Saat perangkat seluler berada di luar jangkauan jaringan Wi-Fi, perangkat akan mencoba tersambung ke jaringan Wi-Fi lain. Jika tidak ada jangkauan jaringan Wi-Fi, perangkat seluler akan terhubung ke jaringan data seluler.
          II. Data Seluler dan Bluetooth
          • Perangkat seluler diprogram untuk menggunakan jaringan Wi-Fi untuk Internet jika tersedia dan perangkat dapat terhubung ke jalur akses dan menerima alamat IP. Jika tidak ada jaringan Wi-Fi, perangkat menggunakan kemampuan data selular jika dikonfigurasi.  
          • Bluetooth nirkabel, otomatis, dan menggunakan sedikit daya, yang membantu menghemat masa pakai baterai. Hingga delapan perangkat Bluetooth dapat dihubungkan bersamaan satu sama lain.
          E. Hasil Yang Diharapkan
          Bisa memahami materi tentang Membangun Jaringan Rumah Tangga.

          F. Referensi

          Wassalamu'alaikum.
          Share:

          Training Cisco Chapter 5 Di BLC Telkom Klaten Bersama BPN

          Assalamu'alaikum.

          A. Pendahuluan
          Pada hari kelima training, saya belajar tentang Memberikan Layanan Jaringan.

          B. Pengertian
          Penyedia Layanan Jaringan (ISP) adalah perusahaan atau badan yang menyediakan jasa sambungan Internet dan jasa lainnya yang berhubungan. Kebanyakan perusahaan telepon merupakan penyedia jasa Internet. Mereka menyediakan jasa seperti hubungan ke Internet, pendaftaran nama domain, dan hosting.

          C. Latar Belakang
          Belajar tentang Layanan Jaringan.

          D. Pembahasan

          5.1 Bagaimana Klien dan Server Bekerja Bersama
          I. Hubungan Klien Server
          • Ada jutaan server yang terhubung ke Internet, menyediakan layanan seperti situs web, email, transaksi keuangan, dan unduhan musik ke Client.
          • Karakteristik utama sistem Client / server adalah
            • klien mengirimkan permintaan 
            • server merespon dengan menjalankan fungsi, seperti mengirim dokumen yang diminta kembali ke klien.
          • Sebuah uniform resource locator (URL) digunakan untuk mencari server dan resource tertentu. URL mengidentifikasi:
            • Protokol digunakan, biasanya HTTP (Hypertext Transfer Protocol) untuk halaman web
            • Nama domain server sedang diakses
            • Lokasi sumber di server
            • Sumber (nama file)
          II. Protokol TCP / IP untuk Layanan Internet
          • Beberapa protokol yang digunakan untuk layanan Internet adalah :
            • Domain Name System (DNS) - Menyelesaikan nama internet ke alamat IP.
            • Secure Shell (SSH) - Digunakan untuk menyediakan akses jarak jauh ke server dan perangkat jaringan.
            • Simple Mail Transfer Protocol (SMTP) - Mengirimkan pesan email dan lampiran dari klien ke server dan dari server ke server email lainnya.
            • Post Office Protocol (POP) - Digunakan oleh klien email untuk mengambil email dan lampiran dari remote server
            • Internet Message Access Protocol (IMAP) - Digunakan oleh klien email untuk mengambil email dan lampiran dari server jauh
            • Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) - Digunakan untuk mengkonfigurasi perangkat dengan IP secara otomatis pengalamatan dan informasi lain yang diperlukan agar mereka dapat berkomunikasi melalui Internet.
            • Web Server - Transfer file yang membentuk halaman web World Wide Web menggunakan Hypertext Transfer Protocol (HTTP).
            • File Transfer Protocol (FTP) - Digunakan untuk transfer file interaktif antar sistem.
          5.2 kerja protokol internet
          I. Rangkaian TCP/IP Protocol
          • Berbagai protokol yang diperlukan untuk menghadirkan fungsi halaman web TCP/IP adalah: 
            • application layer 
            • transport layer 
            • Internetwork, 
            • Network access
          • Ketika sebuah aplikasi memerlukan pengakuan bahwa sebuah pesan dikirimkan, ia menggunakan TCP. 
          • UDP adalah sistem pengiriman best-effort' yang tidak memerlukan pengakuan penerimaan. 
          II. Menjaga Track Percakapan
          • Port adalah pengenal numerik di setiap segmen yang digunakan untuk melacak
          • Percakapan khusus antara klien dan server. 
          • Port dikategorikan menjadi tiga kelompok: Well-known (1 – 1023 ), registered (1024 – 49151), dan private ( 49152 – 65535 ).
          • Setiap pesan yang dikirim oleh host berisi port sumber dan tujuan.
          • Nomor port sumber secara dinamis dihasilkan oleh perangkat pengirim untuk mengidentifikasi percakapan antara dua perangkat. 
          • Klien menempatkan nomor port tujuan di segmen tersebut untuk memberi tahu server tujuan tentang layanan apa yang diminta.
          5.3 Protokol dan Layanan Aplikasi
          I. Domain Name System 
          • Domain Name System (DNS) , DNS terdaftar dan diatur di Internet dalam kelompok tingkat tinggi tertentu, atau domain. Beberapa domain tingkat tinggi yang paling umum di Internet adalah .com, .edu, dan .net.
          • Server DNS berisi tabel yang mengaitkan nama host di domain dengan alamat IP yang sesuai Saat server DNS menerima permintaan, ia akan memeriksa tabelnya untuk menentukan alamat IP yang terkait dengan server tersebut. 
          II. Web Clients dan Servers
          • Saat klien web menerima alamat IP dari server web, browser klien menggunakan alamat IP dan port 80 untuk meminta layanan web menggunakan Hypertext Transfer Protocol (HTTP). 
          • HyperText Markup Language (HTML) coding memberitahu browser bagaimana memformathalaman web dan grafis dan font apa yang akan digunakan.
          • Ada banyak web server dan klien web yang tersedia di pasaran. Protokol HTTP dan standar HTML memungkinkan server dan klien dari berbagai produsen ini bekerja sama secara mulus
          III. FTP Clients dan Servers
          • File Transfer Protocol (FTP) menyediakan metode mudah untuk mentransfer file satu komputer ke komputer lainnya. Ini juga memungkinkan klien mengelola file dari jarak jauh mengirim perintah manajemen file seperti menghapus atau mengganti nama. Untuk mencapai hal ini,Layanan FTP menggunakan dua port yang berbeda untuk berkomunikasi antara client dan server.
          IV. Virtual Terminals
          • Telnet menggunakan perangkat lunak untuk membuat perangkat virtual yang menyediakan fitur yang sama sesi terminal dengan akses ke antarmuka baris perintah server (CLI).
          • SSH menyediakan remote login yang aman dan layanan jaringan aman lainnya. Juga memberikan otentikasi yang lebih kuat daripada Telnet dan mendukung pengangkutan sesi data menggunakan enkripsi Profesional jaringan harus selalu menggunakan SSH di tempat Telnet, bila memungkinkan
          V. Email dan Pesan
          • Klien Email dan Server - Setiap server email menerima dan menyimpan email untuk pengguna yang memiliki kotak pesan yang dikonfigurasi pada server surat itu. Setiap pengguna dengan kotak pesan harus lalu gunakan email client untuk mengakses mail server dan baca pesan-pesan ini.
          • Protokol Email - Berbagai protokol aplikasi yang digunakan dalam memproses email meliputi SMTP, POP3, dan IMAP4.
          • Instant Messaging (IM) - Aplikasi IM memerlukan konfigurasi minimalberoperasi. Setelah client diunduh, semua yang dibutuhkan adalahmemasukkan username dan informasi password Selain pesan teks, IM bisa mendukung transfer dokumen, video, musik, dan file audio.
          • Panggilan Telepon Internet - Klien telephony Internet menggunakan teknologi peer-to-peer mirip dengan yang digunakan oleh instant messaging. IP telephony menggunakan Voice over IP (VoIP) yang mengubah sinyal suara analog menjadi data digital. Suara Data dienkapsulasi ke dalam paket IP yang membawa panggilan telepon melalui  jaringan.
          E. Hasil Yang Diharapkan
          Bisa memahami materi tentang Layanan Jaringan.

          F. Referensi

          Wassalamu'alaikum.
          Share:

          Training Cisco Chapter 4 Di BLC Telkom Klaten Bersama BPN

          Assalamu'alaikum.

          A. Pendahuluan
          Pada hari keempat training, saya belajar tentang Network Addressing.

          B. Pengertian
          Network Addressing adalah identifier untuk node atau host pada jaringan telekomunikasi. Alamat jaringan dirancang untuk menjadi pengenal unik di seluruh jaringan, walaupun beberapa jaringan mengizinkan alamat lokal, pribadi, atau alamat yang dikelola secara lokal yang mungkin tidak unik secara global.

          C. Latar Belakang
          Belajar tentang Network Addressing.

          D. Pembahasan

          4.1 Alamat IPv4 dan Subnet Mask
          I. Tujuan dari Alamat IPv4

          • Apa itu Alamat IPv4??
            • Adalah alamat jaringan logis yang mengidentifikasi host tertentu
            • Dikonfigurasi dan unik di jaringan untuk komunikasi
            • Berhubungan dengan kartu antarmuka jaringan
          II.Struktur Alamat IP
          • IPv4
            • 32 binary bits
            • Untuk kemudahan penggunaan, 32 bit dikelompokkan menjadi empat byte 8 bit yang disebut oktet.
            • Oktet diwakili dalam notasi desimal bertitik.
          • Biner ke Desimal
          III. Bagian dari Alamat IP
          • Jaringan dan Host
            • Alamat IPv4 32-bit logis bersifat hirarkis dan terdiri dari dua bagian
              • Network (NID)
              • Host (HID)
          IV. How IP Addresses and Subnet Masks Interact
          • Apakah Anda di Jaringan Saya??
            • Ketika sebuah host mengirimkan sebuah paket, ia membandingkan subnet masknya dengan alamat IPv4 dan alamat IPv4 tujuannya.
          • Subnet Masks
            • Umumnya subnet masks: 255.0.0.0 (8-bits), 255.255.0.0 (16 bits) dan 255.255.255.0 (24 bits).
            • Jumlah host : 2y - 2
          4.2 Jenis Alamat IPv4
          I. Kelas Alamat IPv4 dan Subnet Mask Default
          • Classful Addressing
            • Class A (0.0.0.0/8 to 127.0.0.0/8) mendukung jaringan yang sangat besar.
            • Class B (128.0.0.0 /16 – 191.255.0.0 /16) mendukung kebutuhan jaringan berukuran sedang hingga besar.
            • Class C (192.0.0.0 /24 – 223.255.255.0 /24) mendukung jaringan kecil dengan maksimal 254 host. 
          • Pengalamatan tanpa kelas
            • Alamat IPv4 dialokasikan pada?  Alamat sedikit pun batas
            • Menunda penipisan dan kelelahan alamat IPv4
            • Classless Inter-Domain 
            • Routing (CIDR)
          II. Unicast, Broadcast dan Multicast Address
          • Untuk satu host
            • Tujuan unik MAC dan IP address
          • Sesuatu untuk semuanya
            • Broadcast MAC dan IP address:
              • MAC address: FFFF:FFFF:FFFF
          • Hanya untuk Grup tertentu
            • Satu paket dikirim ke satu set host yang dipilih dalam kelompok multicast.
            • Alamat IPv4 yang dipesan
              • Rentang  multicast yang dipesan: 224.0.0.0 sampai 239.255.255.255
              • Rentang multicast yang dipesan pada jaringan lokal: 224.0.0.0 sampai 224.0.0.255
          4.3 Bagaimana Alamat IPv4 Diperoleh
          I.Penugasan Alamat Statis dan Dinamis
          • Pengelamatan IP address
            • Bisa dilakukan secara statis atau dinamis
            • Tetapkan alamat IPv4, subnet mask, gateway default dan info penting lainnya untuk komunikasi jaringan
              • Alamat IPv4 statis :
                • Host, seperti server dan printer, yang membutuhkan alamat tertentu
                • Bisa memakan waktu dan rawan kesalahan 
                • Perlu untuk mempertahankan daftar alamat IPv4 yang akurat
              • Alamat IPv4 Dinamis
                • Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) memungkinkan penugasan otomatis untuk menangani informasi
                • Metode penugasan pilihan untuk jaringan besar
                • Alamat IP dapat dialokasikan kembali saat tersedia
          II.Mengkonfigurasi DHCP
          • Bagaimana Kerja dhcp IPv4 ??
            • Klien mengirimkan pesan DHCP Discover.
              • Alamat tujuan IPv4 255.255.255.255 (32 ones)
              • Alamat MAC tujuan FF-FF-FF-FF-FF-FF (48 ones).
            • DHCP server akan response dengan mengirimkan paket (DHCP offer)
            • Host akan meminta request ip ke server (DHCP request)
            • Server akan mengirimkan/meminjamkan paket ip ke host(DHCP ACK) 
          4.4 Manajemen Alamat IPv4
          I.Batas Jaringan dan Ruang Alamat
          • Gateways ke Jaringan Lain
            • Setiap host di jaringan menggunakan gateway default untuk menjangkau jaringan lain.
            • Gateway default adalah alamat IPv4 dari antarmuka router yang terhubung ke jaringan tempat host terpasang
          II. Network Address Translation
          • Dari IPv4 Private ke Public Address
            • Terjemahkan alamat privat ke alamat umum(public) routable Internet yang unik untuk paket keluar
            • Prosesnya terbalik untuk paket masuk
            • Router dapat menerjemahkan banyak alamat IPv4 internal ke alamat publik yang sama
          4.5 Mengatasi dengan IPv6
          I. Apakah Anda Siap untuk Perubahan??
          • Butuh lebih banyak alamat IP
            • Alamat IPv4 berukuran 32 bit (4 byte). 
            • Alamat IPv6 berukuran 128 bit (16 byte). 
          • Manfaat IPv6
            • Tidak perlu NAT
            • Lebih banyak alamat IP
            • Kemampuan konfigurasi otomatis
          • Perubahan akan Datang
            • NAT telah memperpanjang umur IPv4
            • Tingkat adopsi IPv6 semakin meningkat
          II. Bagaimana IPv6 Berbeda??
          • Perbedaan IPv6
            • Alamat autoconfiguration
            • Alamat link-lokal
            • Komunikasi dalam jaringan yang sama
          • Pemformatan Alamat IPv6
            • Mengompreskan Aturan Alamat IPv6
            • Menghapus angka 0 di depan
            • Menganti angka “ 0000 ” menjadi “ 0 “
            • Mengganti angka 0 berturut menjadi :: 
          E. Hasil Yang Diharapkan
          Bisa memahami materi tentang Network Addressing.
          F. Referensi

          Wassalamu'alaikum.
          Share:

          Training Cisco Chapter 3 Di BLC Telkom Klaten Bersama BPN


          Assalamu'alaikum.


          A. Pendahuluan
          Pada hari ketiga training, saya belajar tentang Berkomunikasi di Jaringan Lokal.

          B. Pengertian
          LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.
          Share:

          Training Cisco Chapter 2 Di BLC Telkom Klaten Bersama BPN


          Assalamu'alaikum.

          A. Pendahuluan
          Pada hari kedua training, saya belajar tentang Jaringan dalam kehidupan sehari-hari.

          B. Pengertian
          Jaringan adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling berkomunikasi dengan bertukar data. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

          C. Latar Belakang
          Belajar tentang Jaringan dalam kehidupan sehari-hari.

          D. Pembahasan

          2.1 Harus Online
          I. Jaringan ada dimana-mana

          • Ponsel menggunakan gelombang radio untuk mengirimkan sinyal  ke antena yang terpasang menara yang berada di wilayah geografis tertentu.
          • Jaringan lain yang digunakan oleh ponsel pintar meliputi GPS, Wi-Fi, Bluetooth, dan NFC.
          II. Sambungan Jaringan Lokal
          • Komponen jaringan ini bisa dikelompokkan menjadi empat kategori:
            • Hosts
            • Peripherals
            • Network devices
            • Network media
          2.2 Pertimbangan Jaringan Lainnya
          I. Pertimbangan dan persiapan jaringan
          • Device Names and Address Planning
          • Network Topologies and Representations
          • Logical Network Information
          2.3 Kabel dan media
          I. Jenis Media Jaringan
          • Copper wires within cables
          • Glass or plastic fibers (fiber-optic cable)
          • Wireless transmission
          II. Jenis Kabel
          • Twisted-Pair (ethernet) 
            • Unshielded twisted-pair (UTP) 
            • Shielded twisted-pair (STP)
          • Coaxial (tv,satelite)
          • Fiber optik (kebal EMI dan RFI )
          III. Kabel copper interferensi
          • Kabel tembaga rentan terhadap interferensi 
            • EMI (elektromagnetik) contoh; neon
            • crosstalk
          E. Hasil Yang Diharapkan
          Bisa memahami materi tentang Jaringan dalam kehidupan sehari-hari

          F. Referensi
          Wassalamu'alaikum.
          Share:

          Training Cisco Chapter 1 Di BLC Telkom Klaten Bersama BPN

          z

          Assalamu'alaikum

          A. Pendahuluan
          Pada hari pertama training, saya belajar tentang Berkomunikasi di Dunia yang Terhubung, Jaringan Lokal, dan Membangun Jaringan Sederhana yang dibahas oleh pihak BPN.
          Share:

          Followers

          Total Pageviews

          Translate

          Labels